Tuesday, December 18, 2012

I’jaab bin-Nafsi Atau Membanggakan Diri

0 comments

Sekadar peringatan berguna buat pimpinan di semua lapisan peringkat...janganlah disebabkan sifat ini kita belum dikurniakan lagi untuk mengecap kemenangan dalam pilihanraya akan datang ini.
Pertama, pengertian I’jaab bin Nafsi mengandung beberapa arti. Antara lain: “Rasa senang, tertarik, atau kagum.” A’jabahul-amruartinya “sesuatu itu telah menjadikannya senang”, u’jiba bihi, artinya, “ia menjadi terikat dengannya”. (Kitab lisanul-Arab, 1/185)
Allah SWT berfirman:
وَلَأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ
Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu.(QS. al-Baqarah [2] : 221)
قُل لَّا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ
Katakanlah, “Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu.” (QS. al-Maidah [5] : 100)
كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ
Seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. (QS. al-Hadiid [57] : 20)

Kedua, kemegahan, kemuliaan, dan kebesaran. A’jabahul-amru, artinya ‘merasa megah’, ‘mulia’, atau ‘besar dengan sesuatu’. Seorang mu’jib berarti ‘orang yang merasa megah, agung dan besar’ ketika ia memiliki sesuatu, baik kebaikan atau keburukan. (Kitab lisanul-Arab,1/185)
Allah Ta’ala berfirman:
وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنكُمْ شَيْئًا
Dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah(mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun. (QS. at-Taubah [9] : 25)
Menurut istilah dalam dakwah, I’jaab bin-nafsi yaitu ‘rasa senang dan bahagia, baik pada diri pribadi, kata-kata, ataupun perbuatan yang dilakukannya, tanpa memperhitungkan orang lain’. Sama saja, baik kesenangan itu karena suatu kebaikan atau keburukan, yang terpuji atau tercela. Jika dalam rasa senangnya itu disertai sikap mengejek atau merendahkan perbuatan orang lain, maka hal tersebut disebut ghuruuratau sangat ‘ujub’. Dan bila rasa senangnya disertai dengan merendahkan pribadi orang lain, maka hal itu dinamakan takabbur atau sangat ‘ujub’ sekali. (Mukhtashar Minhaj al-Qashidiin, hal 247-248)
Faktor-Faktor Penyebab I’jaab Bin-Nafsi
Seseorang yang terbiasa hidup di bawah asuhan orang tua yang memiliki suka dipuji, disegani —baik dalam hal kebaikan atau kebathilan, kekbal terhadap nasihat atau kritik, dan hal-hal lain yang termasuk dalam kategori I’jaab bin-nafsi—berpeluang besar terkena penyakit itu, kecuali bagi mereka yang mendapat rahmat Allah.
Oleh karena itu, Islam memberikan penegasan akan keharusan para orang tua untuk selalu berpegang teguh dengan manhaj (aturan Allah) —sebagaimana yang telah saya kemukakan ketika membahas bahayaisraaf— karena hanya hal itu sajarah yang dapat memelihara mereka dari segala bentuk penyimpangan serta dapat menjadi suri teladan bagi seluruh anggota keluarganya.
Sanjungan dan Pujian
Ada sebagian orang yang senantiasa memperoleh pujian atau sanjungan secara langsung yang tidak memperhatikan adab memuji yang diajarkan oleh Islam, ia akhirnya tergila-gila dan mabuk kepayang karenanya. Lalu, ia beranggapan bahwa sanjungan dan pujian itu karena kelebihan dan kehebatan yang dimilikinya yang tidak dimiliki orang lain. Cetusan hati ini akan terus-menerus menari-nari dalam jiwanya sampai akhirnya ia tertimpa i’jaab bin-nafsi (membanggakan diri). Semoga Allah melindungi kita hal tersebut.
Barangkali inilah sebabnya Rasulullah shallahu alaihi wassalam mencela sanjungan dan pujian di hadapan orang yang dipuji, tetapi harus memperhatikan adab-adab yang beliau ajarkan. Mujahid bin Abi Mu’ammar meriwayatkan bahwa suatu hari pernah ada seseorang yang memuji seorang pemimpin. Kemudian Miqdad ibnul-Aswad menaburkan tanah ke mukanya, kemudian berkata:
“Rasulullah memerintahkan kami untuk menaburkan tanah kemuka orang yang suka memuji”. (HR. Muslim)
Abdul Rahman bin Abi Bakrah meriwyatkan dari ayahnya bahwa pernah seseorang memuji orang lain di dekat Rasulullah shallahu alaihi wassalam. Melihat hal itu lalu beliau bersabda, “Celakalah bagimu, kamu telah memotong leher saudaramu”. Rasulullah saw mengatakannya dengan berulang kali, kemudian bersabda lagi,”Jika salah seorang dari kalian harus memuji kawannya, maka hendaklah berkata, ‘Aku mengira fulan, dan hanya Allah yang berhak menilai, dan tidak sepatutnya seseorang menyucikan sesuatu mendahului penilaian Allah, aku mengira dia itu -jika telah mengetahuinya- begitu dan begini’.”(HR Bukhari dan Muslim)
Berteman Dengan Orang yang Ujub
Sebagaimana kita ketahui, seseorang akan sangat dipengaruhi oleh kawannya, apalagi jika kawan itu memiliki kharisma pribadi yang kuat, keahlian, dan pengalaman dalam kehidupan. Ia akan terpengaruh oleh semua yang diungkapkan kepadanya. Maka jika kawannya menderita penyakit ‘ujub’, maka dengan mudah ia juga akan dijangkiti penyakit yang sama.
Terlena Kenikmatan dan Melupakan Allah
Segolongan aktivis dakwah ada yang telah dianugerahi nikmat oleh Allah, baik berupa harta, ilmu, kemampuan, kedudukan, dan sebagainya. Kemudian ia terlena oleh nikmat itu, dan melupakan Allah yang memberi nikmat itu. Di bawah pengaruh kenikmatan itu, akhirnya ia berbisik di dalam hatinya bahwa yang memperoleh nikmat seperti ia hanyalah orng-orang yang memiliki kemampuan dan kelebihan. Seperti diungkapkan Qur’an:
إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ عِندِي ۚ
“Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.”(QS. al-Qashas [28] : 78)
Bisikan seperti itu terus-menerus akan menguasai hatinya, sehingga mengira dirinya dan apa yang dilakukan, sekalipun ia melakukan kebathilan, itu i’jaab bin-nafsiWallahu’alam.

sumber : laman web tarbiah

Read full story

Amanat Tok Guru vs Penghinaan Syariat Pemimpin UMNO

0 comments
Kuala Lumpur, 18 Disember 2012: Akhbar hari ini heboh dengan berita gesaan supaya YB Dato' Seri Tuan Guru Haji Abdul Hadi Awang, Presiden PAS menarik kembali petikan ceramah yang pernah disampaikannya pada tahun 1981 di Banggol Peradong dahulu atau dikenali selepas itu sebagai 'Amanat Haji Hadi'.

Sebagaimana kebiasaan apabila hampir pilihanraya umum, UMNO akan menggunakan mana-mana tokoh agama bagi menyerang PAS ataupun menyerang mana-mana pimpinannya. PAS yang membawa mesej jelas untuk memartabatkan Islam cuba digambarkan menggunakan agama untuk tujuan politik. Itulah cara lama yang digunakan oleh UMNO sejak dahulu.


Berikut antara kenyataan yang dikeluarkan akhbar Berita Harian hari ini:

1) Mufti Perak

“Dari segi syarak, saya bangkit mengatakan kebenaran. Beliau (Abdul Hadi) wajib menarik balik amanat tersebut,” katanya selepas mengadakan pertemuan dengan Ketua Penerangan UMNO, Datuk Ahmad Maslan di sini, semalam.

2) Mufti Wilayah

" Nada sama turut disuarakan Mufti Wilayah Persekutuan, Datuk Wan Zahidi Wan Teh yang bukan saja mahu Abdul Hadi menarik balik amanat itu, bahkan menyeru supaya pemimpin PAS itu kembali kepada ajaran Ahli Sunnah Waljamaah"


Persoalannya, apakah pula gesaan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh agama ini kepada pemimpin yang mempersoalkan syariat Allah Taala.


Apakah motif sebenar kenyataan seumpama ini dihebohkan dalam akhbar ketika bahang pilihanraya semakin dirasai? Ini menunjukkan UMNO semakin bimbang terutamanya apabila melihat masyarakat semakin menerimai ketokohan dan kepimpinan Presiden PAS itu.
Read full story

Sunday, December 16, 2012

"Putrajaya -insyaallah- akan ditawan oleh Islam!" - YB Dato' Seri Tuan Guru Hj Abd Hadi Awang

0 comments
DUNGUN, 15 Disember 2012: YB Dato Seri Tuan Guru Haji Abdul Hadi bin Haji Awang memperingatkan kepada masyarakat Malaysia supaya tidak terpedaya dengan kemewahan dunia yang sementara. Beliau menegaskan demikian ketika menyampaikan ceramah penutup PGU 6.0 yang bertempat di Paka, Dungun.

Pada permulaan ucapan tersebut, beliau membaca Surah Al-Baqarah ayat 247. Ayat tersebut menceritakan perihal Bani Israel pada zaman dahulu yang mempersoalkan Thalut yang dipilih oleh Allah Taala sebagai pemimpin sedangkan Thalut bukanlah dalam kalangan orang yang berharta.

" Duit adalah alat, bukan matlamat kehidupan kita. Kena ingat. UMNO mengajar duit menjadi matlamat. Inilah ilmu yang diajar oleh Firaun, yang diajar oleh Abu Jahal, ilmu yang dibawa oleh Dajjal di akhir zaman" tegas beliau sebagai peringatan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Selepas itu, beliau membaca ayat 51 daripada Surah Az-Zukhruf . Ayat ini pula mengisahkan kesombongan Firaun yang mendakwa kononnya segala kemewahan dan kemajuan di Mesir adalah di bawah telunjuk dan jasanya. Kesombongan inilah yang membawa kezaliman kepada rakyat sebagaimana yang dilakukan oleh UMNO di Malaysia. Kezaliman yang paling nyata adalah tidak meletakkan syariat Allah sebagai panduan dalam memerintah rakyat.

Beliau yang juga Ahli Parlimen Marang turut menceritakan janji Nabi Sollallahu'alaihiwasallam kepada sahabat Sayyidina 'Adiyy Radiallahu'anhu bahawa kemenangan pasti berpihak kepada Islam.

" ... macam Putrajaya - insyaallah- akan ditawan oleh Islam. Jangan takut", jelas Tuan Guru menambahkan keyakinan para hadirin.


Dalam masa yang sama, Adun Rhu Rendang itu turut menyebut beberapa kezaliman yang dilakukan oleh UMNO kepada masarakat Melayu dan umat Islam. Mereka sekadar mendakwa memperjuangkan nasib Melayu tetapi merekalah pengkhianat kepada bangsa dan agama. Penahanan royalti kepada Kelantan dan Terengganu membuktikan UMNO bukanlah ikhlas dalam memperjuangkan nasib orang Melayu.

Dalam kesempatan tersebut, beliau memberi amaran kepada mana-mana pihak yang cuba bergurau dan bermain dengan syariat Allah. Pelbagai tuduhan buruk terhadap hukum Allah Taala pasti mengundang kemurkaan daripada Allah Taala.
Read full story

Saturday, December 15, 2012

YAB Mursyidul Am Sempurnakan Perasmian PGU 6.0

0 comments
TGNA berdoa untuk kemenangan perjuangan Islam seluruh dunia

DUNGUN, 15 Disember 2012: Ahli PAS perlu meyakini bahawa setiap gerak kerja yang dilakukan untuk memastikan Islam berdaulat di Malaysia akan diberikan ganjaran pahala oleh Allah Taala. YAB Dato Bentara Setia Tuan Guru Nik Abdul Aziz Nik Mat menegaskan perkara tersebut dalam ucapan Perasmian PGU 6.0 dan Himpunan Kebangkitan Rakyat Peringkat Negeri Terengganu di sini tengahhari tadi.

Keuzuran yang dihadapi tidak menghalang beliau untuk menyampaikan taujihat dengan penuh bersemangat kepada seluruh hadirin. Dalam mukaddimah, beliau membaca sepotong ayat daripada Surah At-Taubah sebagai satu motivasi kepada seluruh penyokong dan pendokong perjuangan yang dibawa oleh Parti Islam Semalaysia (PAS)

Maksudnya: " Yang demikian kerana sesungguhnya (tiap-tiap kali) mereka merasai dahaga, dan merasai penat lelah, dan juga merasai lapar (dalam perjuangan) pada jalan Allah; dan (tiap-tiap kali) mereka menjejak sesuatu tempat yang menimbulkan kemarahan orang-orang kafir; dan juga (tiap-tiap kali) mereka menderita sesuatu yang mencederakan dari pihak musuh - melainkan semuanya itu ditulis bagi mereka: (pahala) amal yang soleh. Sesungguhnya Allah tidak menghilangkan pahala orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya" [ At-Taubah: 120]

Dalam ucapan tersebut, beliau memperingatkan bahawa perjuangan yang dibawa oleh PAS adalah atas asas Islam. PAS berbeza dengan UMNO yang berjuang atas dasar bangsa yang sempit. Pergantungan PAS adalah kepada Allah.

Cinta & Kasih Kerana Allah

Kesempatan tersebut digunakan oleh YAB Mursyidul Am untuk menerangkan  kepentingan akhlak terutamanya bagi umat Islam. UMNO menjauhkan masyarakat seluruhnya daripada akhlak yang baik. Maka, PAS berjuang untuk menghapuskan kemungkaran melalui kuasa pemerintahan. Segala yang disebut oleh khatib di atas mimbar hanya boleh dilaksanakan oleh pemimpin yang mempunyai kuasa politik dan pemerintahan.

" Ertinya apa yang UMNO kata politik lain, agama lain itu mengarut. Sesat, Ayah Pin belake (semua) ni", tegas beliau.

Selain itu, beliau turut membongkarkan pembohongan UMNO yang mendakwa kononnya berjuang untuk menjaga Melayu. Segala pengkhianatan yang dilakukan kepada rakyat Kelantan adalah bukti bahawa UMNOlah yang mengkhianati Melayu dan Islam.


Para Hadirin & Pimpinan Khusyuk Mendengar Amanat Mursyidul Am

" Para hadirin semua, Pesuruhjaya PAS disebut dalam keadaan uzur. Saya Pesuruhjaya PAS Kelantan. Keluar hospital seminggu, boleh mari sini. Saya mari sini bukan apo dok, ada telefon daripada orang PAS kita daripada Terengganu kepada setiausaha saya. Dia kata ada orang UMNO sebut dalam dewan Nik Aziz sakit berat. Saya kata, kita kena pergi la"

" Saya hari ni, tanya doktor dua tiga kali boleh dok pergi. Ada hok buwi (beri), ada hok senyap; dok berape nok buwi. Akhirnya saya berhenti setakat tu je la. Doktor marah. Tak uzur guano gak; siang hari (di) pejabat, malam ceramah. Kes UMNO. " ujar beliau di hujung ucapan disambut dengan ketawa oleh para hadirin.


Sebelum itu, Us Saiful Bahri Mamat, Timbalan Pesuruhjaya BPPNT menyampaikan ucapan mewakili Pesuruhjaya. Beliau memperingatkan supaya seluruh ahli berada dalam keadaan bersedia untuk menghadapi pilihanraya. Tugas masyarakat hanyalah menggunakan tangan kurniaan Allah untuk memangkah Pakatan Rakyat dalam pilihanraya akan datang.

Beliau turut menyampaikan penghargaan khusus buat Mursyidul Am yang sudah acap kali datang merasmikan program PGU di Negeri Terengganu.

" Kita sepatutnya orang muda kena rasa malu melihat faktor umur beliau lebih daripada 80 tahun masih lagi istiqamah ke hulu, ke hilir untuk menyampaikan mesej perjuangan ini.

Berapa kali kita mintak perasmian program PGU ni, acap kali. Beliau masih lagi istiqamah. Pernah jugak beliau tanya: " berapa kali PGU benar Tranung ni?.. tapi mari jugak nok tengoknya Tranung ni menang, insyaallah. Dan insyaallah kita mintak sekali lagi tok guru, PGU 7.0 terakhir di Kuala Nerus pada bulan Febuari, insyaallah. Pahtu takdok PGU benar doh, kita mene la pulok, insyaallah", seloroh beliau di penghujung ucapan disambut laungan takbir oleh para hadirin.
Read full story

" Wajib Bersama Perjuangan Islam " - YB ADUN Sura

0 comments

DUNGUN, 15 Disember 2012: Al-Quran memperingatkan Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam bahawa tugas yang besar adalah untuk memenangkan Islam sehingga ke peringkat pemerintahan. Sekalipun terpaksa berdepan dengan tentangan musuh, Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam tetap berkewajipan menjalankan tugas penting ini.

Begitulah antara intipati utama ucapan YDP PAS Kawasan Dungun selaku tuan rumah ketika mewakili PAS Kawasan Dungun pada Majlis Perasmian PGU 6.0 di paka tengahhari tadi. Majlis bermula dengan bacaan ayat suci Al-Quran oleh Al-Fadhil Ustaz Abdul Alim Zakaria.

Beliau turut menegaskan, perjuangan Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam di sambung pula oleh Sayyidina Abu Bakar Radiallahu'anhu selepasnya diikuti oleh para sahabat serta pewaris perjuangan ini sehingga hari kiamat. Dalam ucapan tersebut, beliau yang juga ADUN Sura memperingatkan para hadirin kepada hadis Baginda Solllahu'alaihiwasallam;

Dalam ucapan tersebut, beliau yang juga ADUN Sura memperingatkan para hadirin kepada hadis Baginda Solllahu'alaihiwasallam;

" Ketika gering Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam, para sahabat datang berkunjung dan bertanya kepada Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam: Wahai Rasulullah, apabila kamu telah wafat adakah belakang bumi lebih baik bagi kami atau perut bumi?".  Pertanyaan sahabat bermaksud hidup dengan mati setelah Rasulullah wafat, mana lebih baik kami umat Islam.

" Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam terus bersabda: kamu tengok tiga perkara: jika pemimpin kamu orang-orang yang baik, hartawan kamu pemurah (suka menderma) dan urusan kamu umat Islam dilakukan secara mesyuarat, maka hidup lebih baik bagi kamu daripada mati. Sekiranya pemimpin kamu jahat, orang kaya kedekut dan urusan kamu diserahkan kepada wanita, maka mati lebih baik daripada hidup", terang beliau.

Antara Muslimin & Muslimat Yang Hadir

Dalam kesempatan tersebut, beliau memperingatkan para hadirin tentang kewajipan bersama jemaah Islam. Beliau mengajak seluruh yang hadir untuk bersama PAS menumbangkan kezaliman UMNO - Barisan Nasional. Selain itu, beliau juga menegaskan bahawa kemunduran rakyat hari ini disebabkan oleh pemimpin jahat yang berpaling daripada sunnah Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam. Segala masalah seperti buang bayi, dadah, kemerosotan akhlak berpunca daripada kepimpinan yang tidak cerdik. Perkara ini pernah diperingatkan oleh Baginda Sollallahu'alaihiwasallam.

" Nabi memanggil Kaab bin Ujrah lantas bersabda: Mudah-mudahan Allah memberi perlindungan kepada engkau daripada kepimpinan yang bodoh. Kaab bertanya: apakah kepimpinan yang bodoh itu wahai Rasulullah. Baginda bersabda: pemimpin-pemimpin yang datang selepasku tetapi tidak mengambil petunjukku dan tiduk mengikuti jalanku", jelas beliau lagi

Di penghujung ucapan, beliau mengucapkan penghargaan kepada kepimpinan, para petugas serta peserta yang bersama menjayakan program kali ini. Beliau turut menyampaikan penghargaan khusus kepada Dewan Himpunan Penyokong PAS serta para penyumbang yang telah menginfakkan sumbangan masing-masing sehingga program dapat berjalan dengan baik.

" Mudah-mudahan Allah memberi kekuatan kepada kita untuk memastikan kemenangan PAS dalam pilihanraya umum yang ke - 13 akan datang", ujar beliau menutup ucapan selaku tuan rumah PGU kali ini.


Us Arifin Deraman Mewakili Panitia Induk PGU 6.0


Turut memberi ucapan adalah Ustaz Arifin Deraman selaku Pengarah Panatia Induk PGU kali ini. Beliau memperingatkan seluruh petuga supaya bersedia untuk menghadapi pilihanraya yang semakin hampir. Dalam masa yang sama, beliau turut memaklumkan keuzuran Pesuruhjaya BPPNT yang masih berada di wad dan tidak dapat bersama dalam program.

Program kali ini dipengerusikan oleh Us Zakaria Dagang, Penolong Setiausaha BPPNT.

Read full story

Sunday, December 9, 2012

FOTO | RM3,164 berjaya dikutip dalam masa 1 jam lebih

0 comments
Read full story

Thursday, December 6, 2012

Derma Gaza : RM3,164.00 berjaya dikutip di Pasar Malam

0 comments

DUNGUN KHAMIS 6 DIS 2012 - Pemuda PAS Dun Sura berjaya membuat kutipan derma RM3,164.00 untuk Tabung Kemanusiaan Gaza petang tadi di Pasar Malam Sura Gate,Dungun.Kutipan yang dijalankan hanya selama satu jam lebih itu mendapat sambutan sepenuhnya dari para pengunjung terutama pelajar dari pusat pengajian tinggi di sini.

Disamping membawa tabung derma mengelilingi pasar malam tersebut, risalah boikot barangan Israel juga diedarkan kepada para pengunjung.Risalah yang bertujuan memberi pendedahan dan pemahaman tentang kepentingan untuk tidak sama menjadi antara penyumbang kepada pembunuhan kanak-kanak di wilayah Palestine.

Pihak Pemuda PAS Dun Sura mengucapkan jutaan terima kasih kepada para penderma dan sumbangan ini akan disalurkan kepada wakil NGO Yayasan Amal Malaysia dan Muslim Care yang akan berangkat ke Gaza dalam masa terdekat ini.


Read full story

Friday, November 30, 2012

Malaysia Sokong Basyar???

0 comments

Antara isi Kandungan Ucapan ACP Ishak Mohd Jani, Staff Kedutaan Malaysia Keherah di Hadapan pelajar-pelajar Malaysia di Mansurah, Mesir. Jom dengar!

Read full story
Related Posts with Thumbnails
 

Hello

Pemuda Bersamamu v3 © 1429 Business Ads Ready is Designed by Ipiet and Ripped by SamarQondy