Showing posts with label Tazkirah. Show all posts
Showing posts with label Tazkirah. Show all posts

Tuesday, December 18, 2012

I’jaab bin-Nafsi Atau Membanggakan Diri

0 comments

Sekadar peringatan berguna buat pimpinan di semua lapisan peringkat...janganlah disebabkan sifat ini kita belum dikurniakan lagi untuk mengecap kemenangan dalam pilihanraya akan datang ini.
Pertama, pengertian I’jaab bin Nafsi mengandung beberapa arti. Antara lain: “Rasa senang, tertarik, atau kagum.” A’jabahul-amruartinya “sesuatu itu telah menjadikannya senang”, u’jiba bihi, artinya, “ia menjadi terikat dengannya”. (Kitab lisanul-Arab, 1/185)
Allah SWT berfirman:
وَلَأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ
Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu.(QS. al-Baqarah [2] : 221)
قُل لَّا يَسْتَوِي الْخَبِيثُ وَالطَّيِّبُ وَلَوْ أَعْجَبَكَ كَثْرَةُ الْخَبِيثِ ۚ
Katakanlah, “Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu.” (QS. al-Maidah [5] : 100)
كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا ۖ
Seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. (QS. al-Hadiid [57] : 20)

Kedua, kemegahan, kemuliaan, dan kebesaran. A’jabahul-amru, artinya ‘merasa megah’, ‘mulia’, atau ‘besar dengan sesuatu’. Seorang mu’jib berarti ‘orang yang merasa megah, agung dan besar’ ketika ia memiliki sesuatu, baik kebaikan atau keburukan. (Kitab lisanul-Arab,1/185)
Allah Ta’ala berfirman:
وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنكُمْ شَيْئًا
Dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah(mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun. (QS. at-Taubah [9] : 25)
Menurut istilah dalam dakwah, I’jaab bin-nafsi yaitu ‘rasa senang dan bahagia, baik pada diri pribadi, kata-kata, ataupun perbuatan yang dilakukannya, tanpa memperhitungkan orang lain’. Sama saja, baik kesenangan itu karena suatu kebaikan atau keburukan, yang terpuji atau tercela. Jika dalam rasa senangnya itu disertai sikap mengejek atau merendahkan perbuatan orang lain, maka hal tersebut disebut ghuruuratau sangat ‘ujub’. Dan bila rasa senangnya disertai dengan merendahkan pribadi orang lain, maka hal itu dinamakan takabbur atau sangat ‘ujub’ sekali. (Mukhtashar Minhaj al-Qashidiin, hal 247-248)
Faktor-Faktor Penyebab I’jaab Bin-Nafsi
Seseorang yang terbiasa hidup di bawah asuhan orang tua yang memiliki suka dipuji, disegani —baik dalam hal kebaikan atau kebathilan, kekbal terhadap nasihat atau kritik, dan hal-hal lain yang termasuk dalam kategori I’jaab bin-nafsi—berpeluang besar terkena penyakit itu, kecuali bagi mereka yang mendapat rahmat Allah.
Oleh karena itu, Islam memberikan penegasan akan keharusan para orang tua untuk selalu berpegang teguh dengan manhaj (aturan Allah) —sebagaimana yang telah saya kemukakan ketika membahas bahayaisraaf— karena hanya hal itu sajarah yang dapat memelihara mereka dari segala bentuk penyimpangan serta dapat menjadi suri teladan bagi seluruh anggota keluarganya.
Sanjungan dan Pujian
Ada sebagian orang yang senantiasa memperoleh pujian atau sanjungan secara langsung yang tidak memperhatikan adab memuji yang diajarkan oleh Islam, ia akhirnya tergila-gila dan mabuk kepayang karenanya. Lalu, ia beranggapan bahwa sanjungan dan pujian itu karena kelebihan dan kehebatan yang dimilikinya yang tidak dimiliki orang lain. Cetusan hati ini akan terus-menerus menari-nari dalam jiwanya sampai akhirnya ia tertimpa i’jaab bin-nafsi (membanggakan diri). Semoga Allah melindungi kita hal tersebut.
Barangkali inilah sebabnya Rasulullah shallahu alaihi wassalam mencela sanjungan dan pujian di hadapan orang yang dipuji, tetapi harus memperhatikan adab-adab yang beliau ajarkan. Mujahid bin Abi Mu’ammar meriwayatkan bahwa suatu hari pernah ada seseorang yang memuji seorang pemimpin. Kemudian Miqdad ibnul-Aswad menaburkan tanah ke mukanya, kemudian berkata:
“Rasulullah memerintahkan kami untuk menaburkan tanah kemuka orang yang suka memuji”. (HR. Muslim)
Abdul Rahman bin Abi Bakrah meriwyatkan dari ayahnya bahwa pernah seseorang memuji orang lain di dekat Rasulullah shallahu alaihi wassalam. Melihat hal itu lalu beliau bersabda, “Celakalah bagimu, kamu telah memotong leher saudaramu”. Rasulullah saw mengatakannya dengan berulang kali, kemudian bersabda lagi,”Jika salah seorang dari kalian harus memuji kawannya, maka hendaklah berkata, ‘Aku mengira fulan, dan hanya Allah yang berhak menilai, dan tidak sepatutnya seseorang menyucikan sesuatu mendahului penilaian Allah, aku mengira dia itu -jika telah mengetahuinya- begitu dan begini’.”(HR Bukhari dan Muslim)
Berteman Dengan Orang yang Ujub
Sebagaimana kita ketahui, seseorang akan sangat dipengaruhi oleh kawannya, apalagi jika kawan itu memiliki kharisma pribadi yang kuat, keahlian, dan pengalaman dalam kehidupan. Ia akan terpengaruh oleh semua yang diungkapkan kepadanya. Maka jika kawannya menderita penyakit ‘ujub’, maka dengan mudah ia juga akan dijangkiti penyakit yang sama.
Terlena Kenikmatan dan Melupakan Allah
Segolongan aktivis dakwah ada yang telah dianugerahi nikmat oleh Allah, baik berupa harta, ilmu, kemampuan, kedudukan, dan sebagainya. Kemudian ia terlena oleh nikmat itu, dan melupakan Allah yang memberi nikmat itu. Di bawah pengaruh kenikmatan itu, akhirnya ia berbisik di dalam hatinya bahwa yang memperoleh nikmat seperti ia hanyalah orng-orang yang memiliki kemampuan dan kelebihan. Seperti diungkapkan Qur’an:
إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ عِندِي ۚ
“Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.”(QS. al-Qashas [28] : 78)
Bisikan seperti itu terus-menerus akan menguasai hatinya, sehingga mengira dirinya dan apa yang dilakukan, sekalipun ia melakukan kebathilan, itu i’jaab bin-nafsiWallahu’alam.

sumber : laman web tarbiah

Read full story

Friday, September 7, 2012

Wasiat Imam 4 Mazhab kepada Umat Islam

0 comments
Setiap seorang dari para imam mazhab yang empat telah berwasiat kepada umat Islam seluruhnya agar mentaati al-Qur’an dan al-Sunnah, bukannya ajaran atau pendapat mereka. Ini mereka tegaskan kerana menyedari akan hakikat sebenar diri mereka sebagai manusia yang ada kelemahan dan kekurangan. Walaupun para imam mazhab ini diiktiraf dan disanjung keilmuannya oleh orang ramai, mereka tetap dengan penuh keikhlasan hati dan rendah diri mengakui bahawa adakalanya mereka boleh tersilap atau kurang tepat dalam ajaran mereka.



Antara masalah paling kerap yang dihadapi oleh para imam mazhab, sebagaimana yang telah diterangkan sebelum ini, ialah kesukaran memperolehi hadis-hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Para sahabat penghafal hadis banyak yang sudah meninggal dunia manakala anak murid mereka yang sempat menghafal hadis-hadis tersebut bertebaran di seluruh dunia Islam.
Atas faktor ini dan beberapa yang lain, kita dapati para imam mazhab berwasiat kepada umat Islam dengan wasiat yang masyhur:
Berikut akan dikemukakan wasiat-wasiat para imam mazhab, dimulai dengan tumpuan khas kepada wasiat al-Syafi‘e memandangkan kebanyakan rakyat Malaysia cenderung kepada Mazhab al-Syafi‘e.
Wasiat al-Syafi‘e
Pertama: Berkata al-Syafi‘e rahimahullah:
Sesuatu sunnah daripada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kemungkinan akan sampai atau tidak sampai kepada seorang itu. Maka apabila sahaja aku menghuraikan pendapatku atau merumuskan sesuatu prinsip dan pada waktu yang sama wujud satu hadis yang sah daripada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang menerangkan sebaliknya maka pendapat yang betul itu adalah apa yang Nabi katakan dan demikianlah juga akan menjadi pendapat aku.
Sambung Disini
Read full story

Thursday, September 6, 2012

Quran Dijauhi, Musibah dan Bala' Mendekati

1 comments

Semua yang mempunyai hati yang hidup pasti mengetahui rasa pedih, sedih, dan takut yang saya maksudkan jika diri dihijab dari mengingati Allah. Itulah antara sebesar-sebesar hijab. Jika di dunia pun Allah telah menghalang kita dari menatap, membaca, memahami dan mengamalkan kalam-Nya, apa mungkin Allah akan sudi untuk melihat dan gembira dengan kita di akhirat nanti?

Cukuplah masa-masa berlalu dibuang sia-sia. Penuhilah masa itu sebagaimana pesanan Maulana Muhammad inamul Hasan rahimahullah:
1) Sibukkanlah dirimu dalam usaha agama, jika tidak kamu pun akan sibuk tapi bukan dalam urusan agama.
2) Gunakanlah waktumu untuk agama, jika tidak waktu kamu pun akan habis tapi bukan dalam urusan agama.
3) Gunakan hartamu untuk agama, jika tidak harta kamu pun akan habis tapi bukan untuk agama.
4) Matilah kamu dalam agama (dan kerana agama), jika tidak kamu pun akan mati tapi bukan untuk agama.

Sambung Disini
Read full story

Thursday, July 5, 2012

Pemuda Mesti Sanggup Dan Bersedia Ditarbiyah

0 comments
oleh : Lajnah Tarbiyah Pemuda Dun Sura


KAMPUNG MOLEK : Pemuda DUN Sura telah berkesempatan menjemput Naib Ketua Dewan Pemuda Pas Negeri Terengganu (DPPNT), Al-Fadhil Ustaz Kamaruzzaman Abdullah untuk menyampaikan motivasi khusus bertajuk 'Kepentingan Tarbiyah' kepada seluruh pemuda DUN Sura baru-baru ini. 

Program yang diadakan di Surau Kubur, Kampung Molek itu terlebih dahulu bermula dengan majlis berbuka puasa bersama jawatankuasa pemuda DUN Sura bagi membina jiwa pemuda yang sentiasa terdedah dengan hembusan roh tarbiyah yang berterusan.

Al-Fadhil Ustaz Kamaruzzaman dalam mukaddimah taujihatnya memperingatkan para pemuda bahawa kita sebagai hamba mestilah mengikut segala peraturan yang telah ditetapkan oleh Allah Taala dalam kehidupan ini. Allah menilai seseorang bukanlah disebabkan paras rupanya yang cantik tetapi melalui hatinya yang bersih sebagaimana yang ditegaskan oleh Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam.

Sirah turut merakamkan seseorang yang hitam seperti Bilal, Khabab dan perempuan yang sentiasa menyapu masjid Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam termasuk antara yang dijamin syurga. Beliau mengingatkan bahawa pemuda PAS mestilah sentiasa bersedia untuk menjadi orang yang ditarbiyah bagi membina jiwa-jiwa pejuang agama Allah. Bahkan, Rasulullah sendiri menghadapi suatu tempoh tarbiyah khusus daripada Allah Taala sebelum dibangkitkan dan dilantik sebagai Rasul utusan Allah pada usianya 40 tahun. 


"Oleh sebab itulah, dalam kehidupan Nabi, Allah telah mentarbiyah Nabi. (Nabi pernah bersabda): Tuhanku yang mendidikku, dan aku menerima sebaik-baik didikan. Allah sendiri mentarbiyah Nabi. Tarbiyah yang diberikan oleh Allah adalah sebaik-baik tarbiyah" tegas beliau yang juga Ketua Lajnah Tarbiyah DPPNT. Di samping itu, beliau juga menegaskan bahawa istiqamah adalah perkara yang penting dalam perjuangan ini.


Dalam kitab-kitab terdahulu, 3 nama iaitu Barsiso, Bal'am dan Sa'labah antara tiga cerita masyhur yang diuji dengan penghujung yang buruk walaupun sebelumnya dikenali dengan seorang yang sangat hebat mendidik manusia lain mengenali Allah Taala. Nabi Sollallahu'alaihiwasallam menerima tarbiyah jangka pendek dan jangka panjang daripada Allah.


Nabi telah diuji dengan ketiadaan bapanya sendiri ketika masih dalam kandungannya. Manakala ibunya meninggal selepas 6 tahun diikuti dengan datuknya 2 tahun selepas itu. Semasa kecil, beliau mengembala kambing kemudian mengikuti bapa saudaranya Abu Talib berniaga. semuanya terselit unsur-unsur tarbiyah yang tersendiri daripada Allah sebelum memikul amanah sebagai seorang Utusan Allah.


"Yang keduanya bagaimana Nabi Sollallahu'alaihiwasallam cekal dan sabar apabila meninggalnya bapa, ibu. Sehinggalah Allah melantik Nabi menjadi Rasul dan diturunkan ayat iqra' sebagai wahyu yang pertama. Rupa-rupanya Allah Taala keluarkan satu pengisytihran; wahai Muhammad, kemuncak dan kunci mentarbiyah manusia mestilah dengan ilmu. Nak ubah manusia mestilah dengan ilmu.


Pasal apa Allah turun iqra' kepada Nabi di padang pasir yang gersang? Kalau nak suruh ramai yang ikut Nabi dengan mudah, lantik Nabi sebagai ketua dan berikan rezeki yang melimpah ruah. Inilah asas tarbiyah sebenarnya. Bagi sesiapa yang nak berubah atau mengubah orang lain mestilah dengan ilmu. Allah mengubah masyarakat yang asalnya jahat di Mekah dengan asas dan paksi ilmu", terang beliau dengan penuh kesungguhan menarik perhatian para pemuda.


Selain itu, beliau memperingatkan bahawa kerja tarbiyah adalah untuk mengeluarkan segala sifat yang tidak baik dalam diri manusia dan digantikan dengan akhlak yang ditunjukkan oleh Baginda Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam. Begitulah yang berlaku kepada rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam yang dibersihkan hatinya dua kali dan disuntik dengan hikmah oleh malaikat yang ditugaskan oleh Allah Taala.


Berikut adalah antara isi penting motivasi tarbawi yang disampaikan oleh beliau: 


1) Manusia mestilah sentiasa mengikut segala peraturan yang telah ditetapkan oleh Allah dalam menjamin kebahagiaan dunia dan akhirat.

2) Jasad dan rupa paras bukanlah ukuran di sisi Allah, tetapi hati adalah menjadi tempat suluhan dan nilaian Allah.

3) Pemuda yang mengakui sebagai pejuang agama Allah mestilah sentiasa bersedia untuk ditarbiyah tidak kira yang dipimpin mahupun yang memimpin. Bahkan, Rasulullah Sollallahu'alaihiwasallam sentiasa melalui proses tarbiyah jangka pendek dan jangka panjang khusus daripada Allah yang merupakan sebaik-baik tarbiyah yang pernah dilalui manusia. 


4) Istiqamah sangat penting dalam perjuangan. Sesuatu amalan dikira mengikut penghujungnya samada baik ataupun sebaliknya.


5) Asas dan kunci kepada tarbiyah adalah ilmu. Itulah rahsia diturunkan ayat iqra' sebagai wahyu pertama.


6) Tugas Rasul Sollallahu'alaihiwasallam bahkan seluruh pewaris perjuangan rasul: menerangkan kekuasaan Allah kepada manusia, menyucikan jiwa serta mengajarkan manusia mengenai kitab dan hikmah. 


7) Sihir yang paling bahaya adalah Sihir Dunia yang memutuskan hubungan seseorang hamba dengan Allah Taala sebagaimana yang ditegaskan oleh Malik bin Dinar.


8) Setiap individu Muslim yang ingin berjaya mestilah sentiasa ditiupkan ruh tarbiyah dan tazkiyah dalam jiwanya. Kualiti pejuang agama ini lebih penting daripada kuantitinya.


9) Kemenangan bukanlah sesuatu yang diberikan percuma. Jangan hanya sekadar mendoakan dan mengimpikan kemenangan yang segera tanpa kita sendiri tidak berada dalam keadaan bersedia untuk memikul amanah berat mengisi kemenangan dengan perkara yang diredhai Allah Taala.


10) Tiga perkara dalam usaha tazkiyah: sentiasa melazimi zikir pada Allah, melazimi masjid dan sentiasa bersama Al-Quran.


p/s : Video penuh taujihat tarbawi ini akan menyusul 
Read full story

Wednesday, June 27, 2012

Sebarkan CintaMu : Fatimah Syarha_2

0 comments
Forum Sebarkan CintaMu Penampilan istimewa : Ustazah Fatimah Syarha & Ustaz Riduan Mohd Noor

16 Jun 2012 d Bangunan PAS Dun Sura

 video clip selingan : Keinsafan - Krabat (kredit to HairiAhmad) & 'Jika Aku Jatuh Hati'....satu doa tentang cinta (Kredit to MrInsan14)
Anjuran : Ameerah Dun Sura
Read full story

Saturday, June 23, 2012

Sebarkan CintaMu : Fatimah Syarha_1

0 comments
oleh : Team IT Pemuda Dun Sura

Siri 1 : Video clip majlis perasmian & perkongsian daripada Ustazah Fatimah Syarha






Siri seterusnya : perkongsian daripada Ustaz Riduan Mohd Noor
Read full story

Sunday, June 17, 2012

Forum Sebarkan Cintamu Dapat Sambutan Anak Muda

0 comments
oleh : Team Blogger Dun Sura
 
DUN SURA, 16 JUN 2012: Satu Forum bertemakan "Sebarkan Cintamu" anjuran Ameerah DUN Sura telah berjaya diadakan di Bangunan DUN Sura petang sabtu lalu. Program tersebut berjaya menarik ramai muda-mudi untuk berkongsi makna cinta sejati yang bertepatan dengan syarak menerusi perkongsian ilmu dua novelis terkenal iaitu Ustazah Fatimah Syarha dan Ustaz Riduan Muhammad Nor.

Majlis dimulakan dengan ucapan aluan oleh Pengarah MTD Sura, Al-Fadhil Cg. Wan Hapandi Wan Nik. Beliau banyak menyentuh isu yang melibatkan remaja hari ini yang mudah dihanyutkan oleh arus gejala sosial yang merosakkan mereka. 

" Ramai dalam kalangan muda-muda telah tersalah pilih, telah tersalah hala tuju cinta mereka. Sehingga menyebabkan hilang maruah diri, tergadai akhlak dan peribadi sebagai seorang Muslim. Sehingga lahirlah remaja-remaja yang melarikan diri dari keluarga yang akhirnya terjebak dalam pelbagai gejala sosial. Yang lebih malang, hingga melahirkan generasi-generasi yang kita kira generasi-generasi yang tidak sah kelahirannya. Banyak berlaku dalam masyarakat kita hasil daripada salah letaknya cinta itu".

“ Insyaallah, pada petang yang mulia, kita ini akan dibimbing oleh kedua-dua novelis kita untuk kita semua khususnya remaja mencari satu cinta yang sejati. Yang kita semua maklum, cinta yang sejati adalah cinta kepada Allah dan RasulNya" Beliau turut menegaskan bahawa cinta yang didirikan atas asas cinta kepada Allah dan Rasul akan membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. 

Dalam kesempatan tersebut juga, beliau mengucapkan tahniah kepada Ameerah dan jawatankuasa pemuda kerana berjaya mengumpul anak-anak muda supaya mereka dapat memandu perjalanan hidup ke arah redha Ilahi. Beliau turut menghargai kehadiran dua orang novelis serta anak-anak muda bagi mengisi waktu ilmu yang baik. Sepanjang program, pelbagai perkongsian menarik diberikan oleh kedua-dua novelis terutamanya untuk seluruh remaja yang bersama dalam program tersebut. 

“ Apa yang kita dengar, apa yang kita lihat, apa yang kita rasai di dalam hati dan perasaan kita ini; semua itu akan disoal oleh Allah Taala. Kalau selama ini kita biarkan, kita relakan diri kita diajar tentang cinta oleh Li Min Ho seumpamanya, mereka tu tak kenal pun Allah. Jadi, bila kita biarkan diri kita diajar oleh orang yang tak kenal Allah erti cinta, mana mungkin cinta kita kenal Allah”, nasihat Ustazah Fatimah Syarha kepada seluruh hadirin.

Turut berkongsi cerita adalah Ketua Penerangan DPPM yang juga panelis kedua, Ustaz Riduan Mohd Nor. Beliau mengingatkan peserta mengenai sifat cintakan dunia dan takutkan kematian yang menjadi penyebab umat Islam menjadi lemah. Para sahabat terdahulu mengutamakan cinta dan redha Allah Taala dalam setiap tindakan mereka. 

“ Kesalahfahaman tentang cinta hari ini. Cinta selera murahan yang dipandu oleh anak muda remaja hari ini. Kita rasa gerun dengan anak muda hari ini. Sebab itu kita ucap tahniah kepada penganjur berbicara tentang cinta dan meletakkan cinta pada tempat yang betul”, ujar Ustaz Riduan. 

Selesai forum, seluruh peserta yang hadir berasak-asak untuk mendapatkan novel dan autograf daripada kedua-dua novelis tersebut. Semua novel yang dibawa oleh kedua-dua pendakwah anak muda ini habis terjual menandakan sambutan baik diberikan oleh anak-anak muda sekitar kawasan ini.


p/s : Video clip akan menyusul di posting akan datang
Read full story

Tuesday, June 12, 2012

Taubat jangan ditunda-tunda

0 comments


Perbuatan melambat-lambatkan taubat itu adalah salah satu punca utama yang menyebabkan hati manusia itu menjadi keras dan mati.Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:

"Sesungguhnya apabila seorang mukmin melakukan dosa, maka tertitik noda hitam dihatinya. Apabila dia bertaubat dan berhenti daripada dosa itu serta memohon ampun kepada Allah, maka hatinya menjadi bersih dari noda. Apabila dosanya bertambah, maka bertambahlah pula noda itu sehingga menutupi hatinya. Demikian disebutkan Allah dalam surah Mutaffifin ayat 14; "Sekali-kali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutup hati." "
(Direkodkan oleh Ahmad)


Jangan putus bibir kita ini untuk melafazkan istighfar, dengan hati yang benar-benar bertaubat kepada Allah. Nabi s.a.w bersabda: "Demi Allah, sesungguhnya saya ini benar-benar beristighfar kepada Allah dan bertaubat kepadaNya dalam sehari lebih banyak daripada 70 kali."

(Direkodkan oleh Bukhari)



Dalam riwayat lain, ada menyatakan Nabi s.a.w. beristhfar dalam 100 kali.



Taubat adalah perkara yang wajib dan tidak boleh dilambat-lambatkan, kerana kita tidak tahu bilakah ajal maut akan menjemput kita. Al-Ghazali berkata di dalam kitabnya, Ihya Ulumuddin; "Tidak ada keraguan mengenai kewajipan bertaubat secara langsung. Sebab, mengenali pelbagai kemaksiatan sebagai sesuatu yang membinasakan merupakan sebahagian daripada iman, maka itu wajib dilaksanakan segera."



Wallahualam..



Semoga Allah memberikan kepada kita taufiq dan hidayah, untuk terus beristiqamah melakukan perubahan. 




Read full story

Thursday, March 22, 2012

As Syahid Sheikh Ahmed Ismail Hassan Yassin

0 comments

22 March 2004, Pada Subuh hari. Tentera Zionis menyerang Syeikh Ahmad Yassin ketika beliau dalam perjalanan pulang dari mesjid setelah selesai solat subuh secara berjemaah. Tiga buah roket telah dilancarkan ke atas Syeikh yang lumpuh itu telah berjaya mengorbankan diri Ahmad Yassin dan empat yang lain termasuk anaknya.

Mengenang Sheikh Ahmad Yassin (1938- 2004)

Syeikh Ahmad Yassin telah dilahirkan di sebuah kampong bernama al-Jora, daerah Majdal di dalam wilayah Asqalan (Ashkelon) pada tahun 1938. Dia telah dibesarkan di sana sehingga tahun 1948 ketika pendudukan pengganas Yahudi ke atas bumi Palestin, dia dan keluarganya dipaksa berhijrah ke Semenanjung Gaza.

Membesar sebagai seorang pelajar yang cemerlang di dalam pelajarannya beliau amat disayangi oleh guru ? gurunya ketika berada di sekolah. Beliau juga merupakan seorang ahli sukan yang aktif di zaman persekolahannya. Di zaman mudanya beliau telah ditimpa kemalangan, di mana beliau telah terjatuh ketika sedang beriadah yang menyebabkan beliau mengalami lumpuh pada bahagian kakinya.


Read full story

Wednesday, March 21, 2012

Biasakan Dalam Keadaan Suci

0 comments

Kenapa kita diajak untuk senantiasa dalam keadaan suci, dimanapun kita berada dan kapanpun. memang dalam keseharian kita hanya bersuci ketika akan melaksanakan ibadah saja, seperti sholat, membaca al qu’ran, puasa dan dzikir. kita hanya membersihkan diri ini ketika akan menghadap kepada sang illahi, Allah swt.

tetapi taukah kita, bahwa maut, ajal dan kematian tidak ada yang tahu, tidak ada yang bisa menebak, datang tak diundang dan pergi membawa nyawa kita. untuk itulah ayo selagi kita masih mampu, bersihkan diri kita, sucikan tubuh kita sucikan hati kita dari segala kotoran yang masih menempel dalam tubuh kita ini.

hal lain yang terpenting dari membersihkan diri dan bersuci ini adalah kondisi dimana setan dan jin akan lebih mudah masuk kedalam tubuh kita ketika kita dalam keadaan tidak bersih alias kotor. godaan demi godaan, rayuan demi rayuan akan semakin menjepit kita dan menjadikan kita mudah terhasut / termakan oleh setan. bagaimana bila kita dipanggil allah ketika dalam kondisi tersebut?.


bersuci adalah membersihkan tubuh kita dari kotoran yang dikelompokkan menjadi dua, yaitu hadas kecil dan hadas besar. jika habis terkena hadas kecil kita cukup dengan berwudlu. akan tetapi ketika kita abis melakukan hadas besar, maka kita diwajibkan untuk melakukan mandi besar.

BACA LAGI....
Read full story

Sunday, January 8, 2012

Mat Rempit Mendapat Hidayah Setelah Mendengar Ceramah Ustaz Azhar Idrus

0 comments

Sebagai MAT REMPIT berjaya…aktiviti malam aku sering dipenuhi dengan aktiviti berlumba mutor dan menghuru harakan bandar kuala terengganu sambil bawak awek(minah rempit). Bagi aku itu adalah satu bentuk hiburan yang amat menyeronokkan dan kene dengan jiwa remaja. Siang malam..HIDUPKU hanyalah pada mutor 125Z meroh, no plat BGH 12**.

Awek ku DENGAN free hair dan pakaian DOP cukup kain akan selalu menjadi pembonceng tetap aku setiap malam. Namun aku bersyukur kerana tidak terjebak dengan DOSA ZINA(hampir TERJEBAK) dimana terlalu ramai saeng2 seangkatan ku tewas dengan NAFSU serakah. Mungkin Allah S.W.T masih sayangkan aku.

SERIUS aku mengaku 24 tahun hidup, aku memang dop kenal tikor sembahyang…apatah lagi nok GIsurau bala atau majlis ilmu..JAUH…Ayoh ngan MOK aku dop tahu nok buat mende(buntu).. bebelan MOK dan penampOr singgang AYOH jadi rutin harian aku ..BUKAN niat aku untuk membuka AIB aku ATAU sesiapa…tapi hanya sekadar BERKONGSI dengan saeng2..

Aku mula KENAL dengan Ustaz Azhar pada awal 2008. CERITANYE.. Aku secara DOP SENGAJA terdengar kuliah Ustaz yang dipasang di VCD Player oleh AYOH. Mase tu aku dup dalam bilik..Ayoh aku sengelen(sengaja) pasang kuat…nok cyco aku..NOK SUH AKU DENGOR.. Aku masih ingat lagi AYAT Ustaz Azhar yang MENARIK perhatian aku untuk terus mendengar kuliah beliau(padahal selama ni,,,dop pernah seumur hidup..aku minat Kuliah agama yang mengantuk dan bosan…jiwa rempit la SANGAT)..KATA USTAZ AZHAR…

” Mung nok jadi mat rempit, jadi artis ker,,jadi mende2 pown..dop SALOH.. Tapi dengan syarat kene ikut syariat Islam..Doh nok uat guane memang mung wahi bawok mutor laju…Islam dop sekat…asalkan time semayang,,mung sembahyang…time gi surau…mung gi surau…NABI pown suh ayah2 ajar anok2 nek kuda…KUDA zaman lening mutorsikal r..”
satu agi..”Mung nok bawok orang puan atah mutor dop saloh..BULEH…tapi dengan syarat…mung letok ayah orang puan tu tengoh2…”HAHA

Jadi mat rempit dop saloh!!..selama ni mat rempit sokmo(selalu) dicop sebagai musuh utama negara..JAHAT…dop layok buat NATU(MENANTU)..tak dop Mase depan..PERAGUT…Punoh..TAPI tiba2 seorang Ustaz KABO(beritahu) bahawa jadi MAT REMPIT dop saloh…tapi kene semayang…kene gi sura bala( surau dan balai)..BULEH TAHAN GOK USTAZ NI..lawok spontan dan contoh2 hok Ustaz beri memang kena dengan situasi..MUDOH PAHAM..aku jadi ketagih..

Aku CARI video Ustaz Azhar dari member2…aku bluetooth..letak dalam Nset aku (selama nim dup bluetooth B*** sokmo) .Aku SHARE plop dengan member2 lain. Aku share bagi ker AWEK aku…Aku dop MISS gi dengar kuliah Ustaz Azhar terutama di sekitar Kuala Terengganu…Surau Pok Tuyu, Surau Flat Gelung Bilal, Surau Ladang, surau wan esah dan lain jadi tempat wajib ( dulu kalu lepah garib(magrib)…batu burok, durian burung, wakaf beruas, jalan airpot jadi kewajipan) .

Alhamdulillah, aku mula SOLAT cukup lima waktu…aku tahu mok ngan ayoh aku suke sangat tengok aku beruboh…sebab sebelum gi kuliah Ustaz Azhar..dapat duit isi minyak rm 20..masyuk..huhu..mungkin gembira bedooh(teramat) tengok aku beruboh..siap SPONSER minyak 2T agi bulan2..selama ni dop bau laa…

Hok paling aku suke…awek aku pakai tudung doh..name yer Fatin (bukan name sebenor..tapi memang COMEL r boh..tengok ayat r..haha) …siap paka baju kurung sokmo..dop NGEPONG doh mutor ngam aku…sebab aku kate ker dyer…lau mung nok nek mutor ngam aku..mung kene ajok AYOH mung etek..hahaha. Sebab Ustaz Azhar kabo..nok couple dop saloh..asalkan kene niat nok uat BINI ..pahtu lau jupe jangan dup pegang2 r..jangan jupe tempat tak dop orang…sebab mung nok uat bini kam…kene jage r MARUAH bakal bini mung…InsyaAllah..2/4/2012..aku nok nikoh dengan dia…jeput mari belake neh…rumah depan Keda Sabasun..hahaha

GituLA serba sedikit kisoh aku…PENANGAN USTAZ AZHAR..memang sangat hebat..bayangkan pok sedare aku( adik ayoh) hok dulu seorang penagih dadoh tegar…kini molek2 ade jadi pengikut setia Ustaz Azhar…siap dapat kawin dengan ustazah agi…dapat pulop kerje sedap…BERKATnya kalu saeng ngan ULAMA’…berapa RAMAI ARTIS yang berpusu2 berhijrah hasil penangan Ustaz Azhar.. BOB lokhman, Sham kamikaze, Iwan dandut, Bob Kuman, dan Wahid Senario(sekadar sebut beberapa nama)…akhir kata..JOM GI KULIAH…kikikiki…

dop seke pando gok aku uat karangan…spm..BM cukup2 makan..mitok maaf banyak kalu dop paham..

Ya Allah Ya Tuhanku…banyok dosaku PadaMu ya Allah…Aku Mohon Keampunanpu YaAllah…Kekalkan aku dalam Hidayahmu..janganlah engkau pesongkan hati Hambamu ini…setelah Engkau beri petunjuk..tempatkan aku dalam kalangan orang2 yang beriman ..Ya Allah…Matikanlah aku dalam iman…AMIN(mohon sahabat doakan)


Petikan dari sebuah Facebook seorang anak muda Terengganu

Read full story

Monday, December 5, 2011

CIRI-CIRI ORANG MUNAFIK

0 comments

Munafik ialah orang-orang yang berpura-pura keimanannya di mana pada zahirnya nampak beriman dengan lidahnya mengakui keesaan Allah dan kerasulan nabi Muhammad s.a.w sedangkan pada hakikat batinnya yang sebenar penuh dengan kekufuran dan kesesatan. Mereka menentang kebenaran dengan kebatilan, menjual petunjuk membeli kesatan, memilih kufur menolak iman, memperjuangkan bid'ah ganti daripada sunnah dan memilih azab daripada nikmat. Munafik terbahagi kepada 2 iaitu :

1. Munafik iktiqad iaiatu pegangan terhadap pokok persoalan iman bersikap dan bersifat nifaq atau penipuan maka golongan ini kekal dalam neraka, sekiranya mati tanpa bertaubat kepada Allah dan memperbetulkan semula iktiqadnya.

2. Munafiq amali iaitu amalan-amalan dalam ibadatnya bersifat nifaq atau penipuan seperti beramal kerana seseorang atau sesuatu selain Allah. Golongan ini melakukan dosa yang memerlukan agar bertaubat kepada Allah. Mereka akan dimasukkan ke syurga sesudah diazabkan dalam neraka.

Antara ciri-ciri munafiq

1. Berpenyakit hati Maksud firman Allah dalam ayat 10 surah al-Baqarah yang bermaksud : Dalam hati mereka ada penyakit. Maka Allah tambahkan lagi penyakit itu, kepada mereka dan mereka akan mendapat seksa yang pedih dengan sebab mereka berdusta terhadap kebenaran. Antara penyakit hati yang disebutkan dalam ayat itu ialah sebagaimana berikut :
a. Kebodohan diri sendiri di mana golongan munafik terlalu yakin bahawa segala kerja jahat mereka tidak akan diketahui dan disedari oleh orang mukmin sedangkan mereka lupa bahawa Allah mengetahui segala-galanya.
b. Tidak berpendirian di mana mereka sentiasa merasa cemas dan bimbang kepada suasana sekitar yang mana tetap akan kembali kepada Islam dengan pertolongan Allah dan akan terhapusnya kebatilan. Mereka sentiasa mencari jalan penghalang agar kebenaran dapat dikaburkan dan dipandang serong.
c. Menentang kebenaran iaitu dengan menghalang dan mengfitnah orang yang benar-benar berjuang di jalan Allah agar segala kejahatan dan penipuan mereka selama ini dengan menjual dan mencipta Islam palsu tidak terbongkar dan disedari oleh orang ramai.Benarlah firman Allah dalam ayat 64-65 surah at-Taubah yang bermaksud : Orang-orang munafik itu takut jika diturunkan kepada mereka satu surah yang memberitahu apa yang (tersembunyi) di hati mereka. Katakanlah kepada orang-orang munafik itu : "Ejeklah lagi! sesungguhnya Allah akan melahirkan apa yang kamu takutkan itu". Dan jika engkau tanyakan kepada mereka tentu mereka akan menjawab: " Kami hanya bercakapcakap dan bermain-main sahaja". Katakanlah :" Adakah Allah dan keterangan- keteranganNya serta rasulNya mahu kamu perolokolokkan?.."
d. Berperasaan syak terhadap agama Firman Allah dalam ayat 125 surah at-Taubah yang bermaksud : Dan adapun orang-orang yang berpenyakit dalam hati mereka, (hanyalah) menambah kekotoran bersama kekotoran mereka (yang sedia ada) dan mereka mati dalam keadaan kufur. Mereka sentiasa berperasaan syak terhadap kemampuan sistem Islam dalam menjamin kemajuan dan keadilan sepanjang zaman, syak tentang keamanan dan kestabilan jika pelaksaan hukum Islam dijalankan.

2. Melakukan kebinasaan di muka bumi Firman Allah dalam ayat 11-12 surah al-Baqarah yang bermaksud : Dan apabila dikatakan kepada mereka itu, janganlah kamu membuat kebinasaan (kemungkaran) di muka bumi mereka menjawab : "Sesungguhnya kami orang-orang yang hanya membuat kebajikan (untuk kepentingan manusia). Ketahuilah bahawa sesungguhnya mereka ialah sebenar-benar orang membuat kebinasaan (kemungkaran) tetapi mereka tidak menyedarinya. Golongan ini sentiasa merancang dan berusaha ke arah menjauhkan umat manusia daripada Islam yang menjamin keamanan sejagat melalui media massa, mendapat bantuan daripada kuffar termasuk yahudi dalam menghadapi kebangkitan gerakan Islam dan menggadaikan agama dengan menghinanya sehingga menakutkan orang belum Islam sehingga wujudnya suasana yang tegang dan takut kepada Islam. Mereka lebih gembira melihat keadaan yang penuh kekeliruan dan kekecohan daripada melihat bangkitnya Islam dengan kebenarannya.

3. Menuduh orang mukmin dengan bodoh dan tolol Firman Allah dalam ayat 13 surah al-Baqarah yang bermaksud : Dan tatkala dikatakan kepada mereka, berimanlah kamu sebagaimana orang ramai beriman. Jawab mereka : " Adakah patut kami beriman sebagaimana telah beriman orang-orang bodoh dan tolol itu?". Ketahuilah sesungguhnya merekalah orang-orang yang benar-benar bodoh dan tolol tetapi mereka tidak mengetahuinya. Mereka sanggup menghina ulama' yang lebih arif tentang Islam dan sanggup hina nabi s.a.w dan Islam itu sendiri kerana merasai bahawa mereka lebih cerdik dan pakar dalam bab agama dan keduniaan. Mereka berusaha menjadikan para mufti, qadhi dan ulama' sebagai orang yang patuh dan taat pada kejahilan mereka demi menjaga pangkat dan kedudukan mereka. Agama hanya digunakan untuk menangkis dan menyembunyikan penipuan mereka terhadap Islam. Mereka lebih rela meminta nasihat daripada orang kafir dan anti-hadis daripada menerima teguran daripada ulama' akhirat.

4. Kuat permusuhan dan bongkak dengan dosa Firman Allah dalam ayat 204-206 surah al-Baqarah yang bermaksud : Dan diantara manusia itu, ada setengahnya yang menyebabkan engkau tertarik hati kepada percakapan mereka (yang lunak dan menarik) semasa hidup di dunia. Dan dia bersumpah (dengan nama Allah bahawa segala yang dikatakan itu adalah benar) kepada Allah akan apa yang di dalam hatinya sedangkan dia sebenarnya orang yang paling kuat permusuhannya terhadapmu. Dan apabila ia berpaling (apabila mendapat hajatnya) berusahalah dia di muka bumi Allah untuk melakukan kerosakan dan kebinasaan, dirosakkannya tanaman dan ternakan dan Allah tidak menyukai kerosakan dan kebinasaan itu. Dan apabila dikatakan kepadanya : " Bertaqwalah kepada Allah". Maka timbullah kesombongannya dengan meneruskan melakukan dosa. Maka cukuplah neraka jahannam sebagai balasannya dan demi sesungguhnya neraka jahannam itu seburuk-buruk tempat balasan.
Read full story

Tuesday, August 30, 2011

Video Raya : Tahniah PAS Gombak

0 comments
Tahniah PAS Kawasan Gombak kerana berjaya menghasilkan video kreatif ini

Read full story

Friday, August 5, 2011

Videoclip : Doa Dhuha

0 comments


Ya Allah, sesungguhnya waktu Dhuha itu waktu DhuhaMu,
kecantikanny adalah kecantikanMu,
keindahan itu keindahanMu,
kekuatan itu kekuatanMu,
kekuasaan itu kekuasaanMu dan perlindungan itu perlindunganMu.
Ya Allah, jika rezekiku masih di langit, turunkanlah, dan jika di dalam bumi, keluarkanlah,
jika sukar, permudahkanlah, jika haram, sucikanlah dan jika jauh, dekatkanlah.
Berkat waktu dhuha, kecantikan. keindahan, kekuatan, kekuasaanMu,
limpahkan kepadaku segala yang Engkau telah limpahkan kepada hamba-hambaMu yang soleh.



Solat Dhuha, Doa dan cara melaksanakan
Read full story

Monday, May 9, 2011

Mari Mengenal Rasulullah S.A.W.

0 comments

Semoga sedikit perkongsian ini akan memberi manfaat buat kita semua.


Cara Rasulullah S.A.W Berjalan

1. Ali bin Abi Thalib meriwayatkan, maksudnya: “Ali bin Abi Thalib menggambarkan sifat fizikal Rasulullah S.A.W., “ Rasulullah S.A.W berjalan dengan mengangkat kaki, seakan-akan beliau sedang menuruni tanak yang landai”. (Riwayat Tirmidzi, Ibnu Sa`d dan Baihaqi)


Cara Bersandar Rasulullah S.A.W

1. Abu Juhaifah r.a meriwayatkan maksudnya: “ Rasulullah S.A.W bersabda,” Aku tidak akan makan sambil bersandar.” (Riwayat Tirmidzi, Bukhari, Abu Dawud, Ibnu Majah ,Ahmad dan Baihaqi)


Cara Rasulullah S.A.W makan

1. Ka`b bin Malik meriwayatkan maksudnya, Selepas makan, Nabi S.A.W menjilat jari-jari beliau sebanyak tiga kali”. (Riwayat Tirmidzi)


Akhlak Rasulullah S.A.W

1. Aisyah r.a meriwayatkan maksudnya:” Rasulullah S.A.W bukanlah seorang yang keji dan beliau tidak pernah berbuat keji. Beliau tidak pernah berteriak-teriak di pasar.Beliau tidak pernah membalas keburukan dengan keburukan; beliau selalu memaafkan dan berlapang dada. ( Riwayat Tirmidzi, Abu dawud dan Ahmad)


Cincin Rasulullah S.A.W

1. Anas bin Malik meriwayatkan maksdunya: “ Cincin Rasulullah S.A.W dibuat dari perak sedangkan mata cincin beliau adalah batu hitam Habsyi” (Riwayat Tirmidzi, Muslim ,Nasa`I ,Ahmad dan Ibnu Majah)
2. Ali bin Abi Thalib meriwayatkan maksudnya: “ Rasulullah S.A.W mengenakan cincin di jari tangan kanan beliau.” (Riwayat Tirmidzi, Abu Dawud , Nasa`I dan ibnu Majah)


Read full story
Related Posts with Thumbnails
 

Hello

Pemuda Bersamamu v3 © 1429 Business Ads Ready is Designed by Ipiet and Ripped by SamarQondy